Propellerads

Wednesday, November 6, 2013

SIANG INI



Siang yang terik kala ini. Aku ingin meluapkan siang ini dengan tidur sebenarnya. Yah kebiasaan yang wajib setelah kuliah dengan suasana begitu menyengat. Namun kebiasaan ini pudar saat chargerku ketinggalan di rumah. Dan aku harus pulang hari in juga. Memang tak ada kaitannya dengan kebiasaan siang ini, tapi dengan charger laptop aku biasa mengganti kebiasaan wajib yang ku lakukan. Tapi dengan charger laptop bisa kugunakan membunuh kebiasaan siangku. Kebiasaan untuk melakukan suatu karya yang dapat dilihat dan di baca orang.
Perjalanan siang ini sebenarnya membosankan buatku, karena teriknya sangat membakar tubuh mungilku ini. Memang aku tak suka siang, makanya sering aku buat aku tidur untuk membunuh waktu. Ada hal yang menarik saat aku berjalan menuju rumah. Hal yang tak biasa di siang ini. Dua kejadian cukup membuatku harus waspada. Walaupun aku sering di jalan tak tak pernah takut akan kematian. Tapi kejadian ini membuat aku sering takut di jalanan sendiri.
Dua kejadian unik itu adalah human error, kejadian yang dibuat oleh kesalahan manusia di jalanan. Dua kejadian kecelakaan, kala aku melangkahkan roda ke rumah. Yang pertama kala aku memilh jalan arteri di sekitar pelabuhan. Jalan arteri ini yang buatku harus selalu waspada. Bukan karena jalan itu  jalan pintas untuk cepat kerumagh, namun lebih karena jalanan yang berlobang dan kendaraan berat yang selalu melintas dan jalur utama pantura Semarang. Satu kejadian unik kala melintas tepat di fly over tanjung mas.
Padatnya kendaraan membuat jenuh, saat ada truk bermuatan peti kemas yang berada jalur utama ini penyebab kepadatan kendaraan. Truk bermuatan peti kemas yang berada di jalan harus disingkirkan oleh polisi dengan bantuan alat berat karena peti kemas yang diangkut ternyata berada di jalur utama ini. Atas saran polisi untuk mengurai kepadatan, mereka mengalihkan jalur ke jalur lain. Inilah salah satu penyebab padat kendaraan. Kalau dalam ilmu insinyur, penyebab ini lebih disebabkan ketidaksiapan sang supir, karena peti kemas yang diangkut bisa terlepas dari muatannya.

Kejadian lain adalah kendaraan yang harusnya jadi primadona orang banyak, harus terkapar karena terbalik. Mobil bermerk TERIOS, melaju terlalu kencang dan harus terbalik. Bukan tanpa sebab mobil ini terbalik namun lagi lagi lebih karena human error. alasan yang simpel jika dikatakan  human error. KETIDAKSIAGAAN SANG SOPIR mengendarai mobil penyebab mobil in terbalik. Mobil tebalik di antara jalan lintas Demak-kudus. Tepat seratus meteran jembatan timbang demak kejadian ini terjadi. 

0 komentar: