Propellerads

Monday, October 27, 2014

Google Hacking (Pencarian Advanced Dengan Syntax Google)

Google saat ini merupakan search engine yang tercanggih. Bahkan Google mengalahkan kepopuleran Yahoo sebagai search engine. Tahukah anda, bahwa selain sebagai search engine, Google juga merupakan tools hacking yang sangat canggih. Tidak percaya? Mungkin sudah banyak orang yang mendengar tentang Google Hacks. Baiklah, langsung saja tanpa basa-basi, kita perlihatkan Google Syntax, yang dapat membantu anda menjadi seorang script kiddies.. He.. He.. Let’s Get The Party Started.. :
Google Syntax :
  1. [intitle:] Syntax ini mengijinkan kita untuk mencari berdasarkan title atau judul dari halaman web. Uncle Google akan membatasi dan menampilkan hasil pencarian sesuai dengan keyword yang kita masukkan. Sebagai contoh kita masukkan keyword “intitle:bug” maka Google hanya akan menampilkan halaman web dengan judul atau title bug. Apabila kita ingin mencari semua halaman web yang mempunyai judul atau title vulnerability server, maka kit harus masukkan keyword “intitle:vulnerability intitle:server” atau “allintitle:vulnerability server”. Apabila kita hanya memasukkan keyword “intitle: vulnerability server” maka Google hanya akan menampilkan web yang mempunyai judul atau title yang mengandung kata vulnerability atau kata server saja.
  2. [site:] Syntax ini digunakan untuk membatasi pencarian pada site atau domain tertentu yang kita inginkan. Contohnya : Ketika kita memasukkan keyword “blogger site:co.id” maka Google hanya akan melakukan pencarian pada keyword “blogger” pada halaman-halaman web yang terdapat di link dari domain co.id saja.
  3. [filetype:] Syntax ini membantu kita dalam melakukan pencarian artikel atau halaman berdasarkan file type yang kita inginkan. Misalnya kita memasukkan keyword “filetype:pdf Hacking Linux” maka Google hanya akan mencari semua link yang berisikan dokumen dengan format pdf, dan mengandung kata-kata hacking linux, hacking, atau linux. Syntax filetype ini dapat mencari link-link dengan berbagai ekstensi atau file type. Misalnya .pdf, .doc, .xls, .ppt, .exe, dll.
  4. [inurl:] Syntax ini sangat memudahkan kita untuk melakukan searching pada situs tertentu saja. Contohnya “The Curious inurl:www.acc-uai.org” maka Om Google hanya akan menampilkan halaman-halaman yang terdapat keyword “The Curious” yang tedapat di dalam website www.acc-uai.org saja. Pencarian ini sangat membantu kita saat kita ingin mencari artikel atau bahan-bahan yang kita cari pada website tertentu..
  5. [cache:] Ketika Google-bot mengindeks suatu situs, google akan mengambil snapshot dari semua halaman yang telah terindeks. Syntax ini membantu melihat halaman-halaman yang telah dicache. Contoh Keyword: “cache:echo.or.id” Misalkan site aslinya sudah tidak aktif, anda tetap dapat melihatnya pada snapshot/cache yang disimpan oleh Google.
  6. [define:] Syntax ini digunakan untuk mencari definisi dari frasa tertentu. Semua kata yang diketik setelah Syntax ini akan diperlakukan sebagai satu frasa. Keyword: “define:hacker”
  7. [related:] Untuk mencari halaman yang isinya mirip dengan URL tertentu. Keyword: “related:www.google.com” maka Google akan menampilkan situs search engine lainnya yang mirp dengan Google. seperti Yahoo, Vivisimo, HotBot, dll.
  8. [link:] Untuk mencari tahu berapa banyak link ke suatu situs, kita bisa menggunakan operator link. Keyword: link:www.google.com
  9. [phonebook:] Syntax ini membantu anda untuk mencari seseorang atau alamatnya. Contoh “phonebook:Digit+Bekasi” Maka Google akan mencari nama Digit yang berdomisili di Bekasi. Sangat menarik bukan? Syntax ini dapat digunakan untuk melakukan social engineering. Apalagi kalo anda punya bakat untu menipu. Wah ini merupakan modal besar untuk mencari korban. He.. He.. Tapi gunakan untuk hal yang positif2 aja yah…. TOP

0 komentar: