Propellerads

Tuesday, June 2, 2015

Klarisifikasi Surat Terbuka

Beberapa waktu lalu, Sebuah surat terbuka saya tulis. Cek disini .

Dalam sebuah tulisan itu banyak uneg-uneg yang saya tulis. Mengenai fungsional member Sheila on 7 dan beberapa komunitas yang saya tulis.

Atas nama pribadi, ketika saya mengaitkan segala hal yang kutulis, maka konsekuensi saya adalah mempertanggungjawabkan semuanya. Maka dari itu, saya akhirnya harus menemui Sheila on 7 dan manajemen, sebagai pihak pertama yang saya sangkut pautkan, guna memberikan kejelasan maksud apa yang saya tulis.

Saat mereka melakukan konser private acara prom night salah satu SMA negeri di Semarang, atas inisiatif sendiri, saya memohon kepada ketua Sheilagank untuk melakukan pertemuan dengan tim manajemen Sheila on 7. Tujuan saya, adalah agar urusan saya pribadi itu cepet selesai, dan di kemudian hari, kejadian ini tak terulang.

Secara pribadi, komunikasi dua arah yang dulu sempat renggang memang menjadi kendala menyampaikan uneg-unegku. Karena kesibukan mereka, beberapa email saya yang berisi uneg-uneg kurang direspon dengan baik, membuat saya menuliskan surat terbuka itu. Tindakan yang beresiko itu, tak pernah saya pikirkan secara matang. Sebagai pemuda yang punya semangat besar, saya menuliskan itu dengan sepenuh hati untuk menunjukkan kepedulian saya.

Kebetulan, saat menuliskan surat tersebut akan ada acara gathering nasional, saya memainkan isu sebagai refleksi untuk kawan-kawan yang datang ke gathnas. Manajemen Sheila on 7 merespon dengan baik surat terbuka saya kepada teman-teman yang hadir waktu itu.

Akhirnya jawaban dari mas Duta lah, yang nanti buat kami harus belajar.

0 komentar: